Ketika Eksotisme Kuliner & Menginap berpadu dalam Pesona Alam Menawan di Pinisi Resto Glamping Lakeside, Ciwidey

JEJAKLANGKAHKU – Meski sudah beberapa kali mencoba menikmati kuliner dalam suasana resto berdesain bangunan kapal, seperti yang bisa dijumpai di Manado, Tanjung Bira Bulukumba, Lombok, Penang Malaysia dan di berbagai kota lainnya, namun satu hal unik dari Pinisi Resto atau Bahtera Resto yang berlokasi di Rancabali Ciwidey ini adalah, letaknya yang tidak berada di tepi pantai di mana seharusnya sebuah kapal bersandar, melainkan resto ini bertengger di atas bukit di tepi sebuah danau, Situ Patenggang Ciwidey.

Welcome to Pinisi Resto Glamping Lakeside Ciwidey

Lantas apa yang membuat resto ini menjadi sangat menarik dan recommended untuk dikunjungi adalah, cara menikmati kulinernya yang tidak hanya memberikan cita rasa masakan yang lumayan enak, namun yang paling penting adalah suasana, desain resto, dan lingkungan sekitarnya yang sangat menawan karena berada tepat di tepi sebuah danau dengan udara dan panorama pegunungan yang sangat sejuk dan menyegarkan. Bayangkan, kamu bisa duduk di tepi kapal Pinisi resto ini sambil menikmati kuliner kesukaanmu sembari dihempas angin sepoi-sepoi dan dimanjakan dengan pemandangan cantik sejauh mata memandang 360 derajat hehehe. Tengok ke kanan, mata dimanjakan dengan pemandangan hamparan kebun teh di tepian air danau yang tenang diselingi tenda-tenda putih glamping. Tengok ke kiri, panorama jembatan dan kapal-kapal kecil di tepian dermaga danau Situ Patenggang berlatar belakang bukit-bukit kebun teh membuatmu makin betah berlama-lama di resto ini.

Suasana di sekitar Pinisi Resto, Rancabali Ciwidey

Wisata kuliner ke Pinisi Resto atau Bahtera Resto juga berada satu kompleks dengan penginapan yang dikenal dengan sebutan Glamping yang artinya Glamour Camping. Hmmm awalnya bingung juga dengan istilah ini, yang ternyata maksudnya adalah konsep camping yang biasanya hanya berupa gelaran tenda di bukit atau pegunungan dengan suasana serba alami semuanya, nah kalo glamping ini ternyata mirip dengan konsep camping tersebut tapi semuanya serba glamour artinya, penginapannya mirip dengan camping berupa tenda tapi dengan desain yang sangat mewah karena fasilitas di dalam kamar penginapannya sudah dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi private, tv serta fasilitas lainnya yang mirip hotel deh gaes, dhuarrr…jadi camping berasa hotel dah ! Soal harga kamar glamping per malamnya berapa ? hmmm coba digoogling aja ya bro sis, yang jelas kudu nyiapin budget lebih deh.

Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey

Trus, mahal gak sih makan di resto pinisinya ? gak banget koq, malah menurut gue sama aja dengan makan di mall. Nih ya sebagai contoh, gue makannya sepiring berisi nasi putih, satu potong ayam dan satu gorengan tahu (dikit amat ya, diet apa ngirit), totalnya cuman Rp 31.000 (termasuk PPN 10%), tapi karena gue pake nambah minum Lychee Tea yang harganya nyaris sama dengan seporsi makanan itu (Rp 27.500), maka total bayaran gue jadinya 50 an ribu lebih deh, murah kan untuk ukuran makan di resto kapal segede kapal pinisi aslinya ini ! Nah sistemnya prasmanan ya gaes, jadi kudu ngantri pesen makannya, sembari dipilih-pilih mana makanan kesukaanmu, lalu bayar ke kasir dan silahkan pilih tempat duduknya yang nyaman. Oiya, resto pinisi ini terdiri dari 2 tingkat, lantai 1 tempat memesan makanannya dimana juga terdapat tempat meja-meja makannya, ada yang lokasinya di dalam resto (tertutup), dan juga di luar restonya di area terbuka tanpa atap di sisi sebelah kanan dan kiri kapal serta di dekat haluan kapalnya. Kalo milih di sisi bagian luar kapalnya, ya kudu siap-siap masuk angin dah hahaha…anginnya lumayan kenceng dan dingin bo ! Selain itu kalo mau makan sambil liat pemandangan yang lebih ok lagi, bisa naik ke lantai 2 kapalnya (kalo sedang tidak ada yang booking ya, karena area lantai 2 ini bisa aja ditutup seperti saat kunjungan saya kemaren, hiks).

Suasana di dalam dan di luar restoran Kapal Pinisi Ciwidey

Nah kalo sudah bosen bermain di atas resto kapalnya, kamu bisa turun ke area jembatan sembari foto-foto ataupun mancing buat yang hobi mancing. Selain itu juga bisa menyewa kapal kecil untuk berkeliling di danau Site Patenggangnya. Buat yang masih mau ngemil snack khas Ciwidey ataupun belanja oleh-oleh souvenir gantungan kunci, baju kaos dll, juga tersedia toko-toko kecil di dekat area parkirnya, dan gue sukses dong membeli sebuah baju kaos C59 bertuliskan Glamping Lakeside Ciwidey, horeeee… teteup ya never ending shopping wkwkw.

Bersama mommy menahan dinginnya angin di atas Pinisi Resto… berpelukan….

Oiya, untuk sampai ke lokasi Resto Pinisi ini, lebih baik menggunakan kendaraan pribadi (bisa mobil ataupun motor) karena sepertinya belum ada kendaraan umum untuk akses masuk ke dalam kompleksnya. Kalo dari arah Bandung bisa melalui jalan Raya Kopo – jalan Raya Soreang Kopo – jalan Raya Ciwidey – jalan Raya Ciwidey Rancabali, hingga nanti tiba di satu pertigaan (kalo tetap lurus, arahnya ke Situ Patenggang). Nah di pertigaan yang ada belokan ke kanan ini, akan ada patung Kapal Pinisi besar di tengah jalan tersebut, nah beloklah ke kanan kemudian terus berjalan lurus hingga tiba di gerbang tempat membayar tiket masuknya. Harga tiket masuk ke dalam kompleks resto ini adalah Rp 20 ribu per orang dan kita akan diberikan kartu magnetik yang akan dipakai tapping untuk membuka gerbang otomatisnya dan selanjutnya harus menempuh perjalanan lagi sekitar 10 menit naik turun bukit berkelok-kelok, hingga nampak bangunan Kapal Pinisi ini, tinggal ikuti petunjuk jalannya aja koq.

Dermaga kapal dan area water sport di Glamping Lakeside Ciwidey

Yok sesekali berkuliner ria dengan nuansa alam nan eksotis, Indonesia itu cantik !

– Rancabali, Ciwidey – Mei 2017 –

– My Trip My Happiness –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *