Hot Air Balloon Over Bagan Myanmar, Kenapa Engkau Tidak Terbang ?

JEJAKLANGKAHKU – Terkadang membuat suatu perencanaan perjalanan tidak selalu bisa berjalan mulus, bahkan sampe hal utama yang menjadi pemicu untuk bisa memutuskan berangkat ke suatu tempat, justru malah bisa menjadi biang kerok kekecewaan saat sudah tiba di lokasi. Tapi apakah gue harus kecewa ? tentu tidak sodara-sodara karena selalu ada plan A, plan B, plan C dan bahkan sampe plan D untuk setiap perjalanan jejaklangkahku yang pastinya punya cerita dan experience tersendiri, jadi enjoy aja dah !

Foto dulu, meskipun gak jadi terbang, hikkss !

Saat akan memutuskan nge Trip ke negara mana nih ? akhirnya gue sukses memilih Myanmar sebagai destinasi wisata akhir tahun gue lalu, kenapa demikian ? karena ada Hot Air Balloon nya gaes, yup ini dia yang bikin akhirnya gue sukses menetapkan alesan untuk nge Trip ke Burma, gue bakalan bisa terbang dengan balon udara di suatu kota tua nan historik & eksotis di Bagan, Myanmar. Jadi, sebelum membeli tiket pesawat dan akomodasi lainnya selama nge Trip 2 minggu di Burma ini, hal pertama yang gue urus adalah bagaimana caranya membeli tiket Hot Air Balloon secara online, booking jauh-jauh hari sebelumnya, sehingga saat di Bagan nanti, gue sudah punya tiket untuk terbang dengan Balon Udara ini tanpa harus was-was gak kebagian seat.

Oiya, Bagan itu adalah salah satu kota di negara Myanmar Burma ya gaes, lokasinya sekitar 10 s.d 12 jam perjalanan menggunakan bus malam dari kota Yangon, ibukota Myanmar. Bagan merupakan suatu kota tua nan historik dan eksotis dimana banyak sekali peninggalan Pagoda-Pagoda dan Temple-Temple yang bertebaran di sepanjang area kota tuanya, dan menjadikannya panorama sangat unik dan indah jika bisa menikmatinya dari atas udara dengan naik Balon Udara tersebut. Setahu gue, cuma hanya ada sedikit tempat di dunia ini dimana kita bisa naik Balon Udara dan salah satu tempat yang paling dekat dengan Indonesia (masih di Asia) adalah di Bagan Myanmar.

Untuk urusan beli tiket online Balon Udara nya, gue percayakan ke MyanMarvels Tour & Travel (dapet infonya dari hasil googling) dan setelah email-email’an, maka sayapun harus mentransfer sejumlah US Dollar (atau bisa juga pake kartu kredit) ke rekening agen tur tersebut dan kemudian mendapatkan balasan email yang berisi scan tiket Hot Air Balloon nya, horeeee, udah sukses nih dapet seat di hari dan tanggal yang sudah kita tentukan (pembelian tiket 1 bulan sebelumnya). Oiya, selain menentukan satu hari dan tanggal dimana kamu berencana akan naik Balon Udaranya, maka kita dikasi alternatif tanggal lainnya, bisa sebelum atau sesudah hari H yang ditetapkan tadi, untuk apakah ? untuk antisipasi kondisi cuaca yang bisa bikin balon nya gak terbang, hadew !

Welcome to Hot Balloon Air Bagan, Myanmar

Nah ada 2 tipe utama dari Balon Udara ini ya gaes, ada yang tipe standar dan ada yang premium. Fasilitas yang membedakan adalah jumlah penumpangnya akan lebih sedikit (lebih private) untuk yang premium (maksium 8 orang per Balon Udara), sedangkan yang standar jumlah penumpangnya lebih banyak (12 s.d 16 orang), fasilitas makanannya juga berbeda, dan tentunya harganya juga nyaris beda sekitar 100 USD. Jadi silahkan sesuaikan dengan budgetmu ya gaes, waktu itu gue sempat beli yang tipe premium (harga 435 USD per person) dengan satu alasan, cuma biar bisa bebas berselfie ria di atas balon wkwkkw, nyaris gak penting banget dah, tapi ya itu, mumpung udah di Bagan dan bakalan males untuk balik lagi next time, so gue selalu milih paket yang terbaik dah hihihi (nabung, nabung !).

Saat sudah berada di Bagan atau mendekati hari H biasanya petugas dari Hot Air Balloon akan mengkontakmu, bisa via WA atau telpon langsung, jadi usahakan kamu bisa dihubungi saat sudah on the spot. Mereka akan infokan kapan kamu akan dijemput di hotel, jam berapa, dan apakah balonnya bisa terbang di hari yang sudah ditetapkan, karena mereka sudah sangat professional dengan kondisi cuaca, jadi mereka bisa meramalkan atau memutuskan apakah besok paginya balon bisa terbang atau tidak. Jadi, jadwal terbang balonnya itu pagi-pagi ya gaes, dan kamu sudah harus standby dijemput di hotel sekitar jam 5 subuh, waaaa masih ngantuk dan gelap banget deh pokoke ! Tapi, kudu siap-siap dandan yang cantik dong, secara mau poto-poto selpi wkwkwk.

Tempat breakfast kami di lapangan Hot Air Balloon Bagan, Myanmar

Nah di waktu yang sudah ditetapkan pagi-pagi buta, mereka akan datang ke hotelmu menggunakan mobil jemputan yang antik, kaya bus kecil jaman baheula gitu deh, unik banget, bus kecilnya berbentuk kotak memanjang kaya roti tawar jaman dulu hehehe. Kemudian setelah beberapa tamu lainnya juga dijemput di hotel masing-masing maka kita akan dibawa ke suatu lokasi semacam lapangan luas, yaitu tempat dimana sudah banyak operator balon udara lainnya yang bersiap-siap untuk menerbangkan balon masing-masing. Kita akan dibawa di tempat operator balon yang kita pilih tersebut, kemudian duduk di deretan kursi yang sudah disediakan di tepi lapangan, tepat di samping sebuah meja yang menyajikan sarapan pagi, horeeeee, bisa minum teh, kopi panas sembari ngemil snack ringan, ada biskuit, permen dan roti-roti kecil. Gue cuma makan roti dan biskuitnya aja, soale gak berani banyak minum, secara udaranya lumayan dingin dan takut kebelet saat di atas Balon Udara nanti, rugi banget gak sih? Hihihi.

Setelah semua pesertanya berkumpul maka kita akan diperkenalkan dengan sang pilot yang akan bertanggungjawab menerbangkan dan membawa kita melayang di udara selama kurang lebih 45 jam penerbangan. Oiya, pilotnya semuanya orang bule ya gaes, jadi tidak ada satupun pilotnya yang orang Burma asli, semuanya bule, asyik ganteng-ganteng nih, eh ! Dan satu lagi, ternyata semua peserta di grup aku yang cuma 8 orang ini, adalah bule semuaaaa, waaaa cuma gue yang bertampang Asia, ok baiklah, narsisnya disimpen dulu ya, secara mereka semua jaim, masa kaga ada yg foto-foto coba ! lha gue udah gatel aja tangan dari tadi mau jeprat-jepret, eeeh yang lain malah duduk jaim sambil ngelamun hahaha. Beruntung mendadak datang sepasang peserta dari Cina yang narsisnya melebihi gue 200% wkwkwkkw. Jadi deh, gue bediri aja di belakang mereka dan kemudian mulai sibuk foto-foto juga, horeee ada temennya !

Suasana di lapangan tempat persiapan penerbangan Balon Udara di Bagan Myanmar

Saat kunjungan ke Bagan pertengahan bulan Desember lalu, cuaca di Bagan memang sedang dingin dan kadang dilanda hujan, sehingga beberapa hari sebelum jadwal balon udara ini terbang memang sering hujan di kotanya. Makanya, sesaat sebelum terbang dimana menjadi kewajiban bagi sang pilot untuk menjelaskan semua prosedur yang wajib diketahui dan dipatuhi semua peserta Balon Udara saat akan terbang take off, saat melayang di atas udara, dan saat akan mendarat atau landing, sang Pilot juga mengumumkan bahwa mereka masih membutuhkan waktu beberapa saat lagi untuk bisa memutuskan apakah balon udara nya bisa terbang pagi ini atau tidak, berhubung cuaca yang masih kurang bersahabat pagi itu yang meskipun tidak hujan, tapi masih nampak segumpalan awan hitam tebal yang lalu lalang di atas kami. Hmmm, apa hubungannya dengan awan hitam ini sih, kan udah cerah cuacanya, gak hujan, harusnya gak efek sih dengan awan-awan ini, tapi ternyata semuanya pengaruh gaes, bahkan sampe arah angin dan kecepatan angin pun menjadi faktor penentu terbang atau tidaknya balon-balon udara di pagi itu. Jadi deh merekapun kemudian menerbangkan balon-balon kecil berwarna hitam sembari berkumpul di tengah lapanang dan mengamati ke mana arah balon-balon kecil itu bergerak dan secepat apa mereka bergeraknya !

Dan tau gak gaes, apa kesimpulan dari pengamatan balon-balon kecil tadi ? Hasilnya adalah : Balon Udara tidak bisa terbang pagi ini, hiksssss ! ok, kita switch ke Plan B, ku putuskan untuk balik ke hotel dan membeli tiket bus menuju Inle Lake untuk memulai pertualangan pengganti Balon Udara selama one day tour di danau Inle, sambil tarik nafas panjanggggg wkwkwk. Jadi ini adalah kali ke-2, hari ke-2 gue ditawarkan naik Balon Terbang ini, dan ketika tiba penawaran kali ke-3 di hari ke-3 untuk mencoba lagi dijemput dan mencoba lagi kemungkinan untuk bisa tetap naik Balon Udara ini jika cuaca sudah bersahabat, dan disaat kali ke-3 inilah gue menolak karena sudah memutuskan plan B ke Inle Lake, tapi taukah apa yang terjadi sodara-sodara ? justru di kali ke-3 di hari ke-3 inilah, cuaca sudah bersahabat dan Balon Udara ini sukses terbang di saat gue sedang berlayar di danau Inle, glek !

Oiya, jangan kawatir dengan semua biaya yang sudah kamu bayar ya bro sis, karena kamu akan mendapatkan kembali semua uangmu, bahkan sekian US Dollar mu itu akan diantarkan ke hotel tempatmu menginap dan dalam keadaan utuh tanpa dipotong sepeser biaya apapun. Padahal nih ya, gue kan udah menikmati sajian breakfast saat di lapangan lalu, dan dapet tambahan souvenir Topi Hot Air Balloon nya pulak, waaaaa udah dapet bonus, tapi duit gue bisa balik utuh, ebat ebat, salut buat operator pengelolanya !

So, masih penasaran dengan naik Balon Udara ? nantikan kedatanganku di Cappadocia Turki suatu saat nanti, ameeen !

– Bagan, Myanmar Burma – Desember 2017 –

– My Trip My Happiness –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *