Hening, Sepi, ditemani Desiran Angin di Kampung Berua Rammang-Rammang, Maros Makassar (part 2)

JEJAKLANGKAHKU – Bagaikan berada di sepenggal bagian bumi yang terpencil, hening, sepi, disambut desiran angin, saat perahu kami merapat di tepian Sungai Pute, tepatnya di Dermaga Kampung Berua Maros, sebuah perkampungan yang dikelilingi gunung-gunung karst yang sangat unik menjulang tinggi dengan hutan tropis di sekelilingnya. Konon kabarnya, daerah ini merupakan tempat persembunyian para pejuang bangsa yang berada di sekitar Maros & Pangkep takkala mereka sudah terdesak oleh tentara Belanda, mereka kemudian bersembunyi di balik pegunungan karst ini dan pada akhirnya, setelah kemerdekaan mereka mendirikan perkampungan Berua tersebut. Continue reading Hening, Sepi, ditemani Desiran Angin di Kampung Berua Rammang-Rammang, Maros Makassar (part 2)