Gili Mungil itu bernama Gili Kedis, Nan Eksotis di Sekotong, Lombok Barat

gili kedis lombok barat 8

Keindahan bebatuan di sudut Gili Kedis Lombok Barat

JEJAKLANGKAHKU – Sebagai salah satu titik persinggahan dalam rangkaian jelajah gili di Lombok Barat, maka Gili Kedis menjadi gili terakhir hopping islands tersebut, setelah sebelumnya mampir di Gili Nanggu, melewati Gili Tangkong dan lunch di Gili Sudak. Jarak tempuh menuju Gili Kedis dari Gili Sudak adalah berkisar 5 s.d 7 menit, karena letak Gili Kedis ini memang sangat dekat dengan Gili Sudak, dan tampak dengan jelas jika kita sedang berada di tepi pantai Gili Sudak.

Berikut sekilas Video suasana perjalanan dari Gili Sudak menuju ke Gili Kedis :

 

gili kedis lombok barat 2

Tepi Pantai Gili Kedis, Lombok Barat

 

gili kedis lombok barat 3

Hamparan Pasir Putih di GIli Kedis, Lombok Barat

Nah apa yang menarik dan istimewa dari Gili Kedis ini? Secara umum, Gili Kedis tidak jauh berbeda dengan gili-gili lainnya di Lombok pada umumnya. Namun bagi saya, Gili Kedis bisa dikatakan sebagai salah satu destinasi yang anti mainstream di Lombok, karena biasanya yang umum diketahui pengunjung jika berwisata ke Lombok hanyalah Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Perbedaan mendasar Gili Kedis dengan gili-gili lainnya, adalah letaknya yang memang cukup terpencil di Lombok Barat dan belum banyak dikenal wisatawan, membuat suasana jika berada di Gili Kedis ini serasa berada di pulau pribadi. Bayangkan saja gili yang luasnya tidak terlampau besar ini (kira-kira sebesar lapangan bola) dimana seluruh permukaannya ditutupi dengan pasir putih nan halus dan cukup ditelusuri dari ujung ke ujung gili dalam waktu hanya sekitar 10 menit saja.

gili kedis lombok barat 6

Bebatuan unik di pojok Gili Kedis, Lombok Barat

gili kedis lombok barat 5

Bebatuan Unik di pojok Gili Kedis, Lombok Barat

Gili Kedis ini masih sangat alami, jika kita masuk ke arah dalam gili maka hanya ada segumpalan pepohonan dan sebuah gubuk kecil tempat beristirahat. Tidak ada rumah atau penginapan disini, bahkan fasilitas toilet juga tidak ada. Jadi jika memang ingin lebih lama disini, bisa sembari camping atau berkemah dan jangan lupa tentunya membawa segala peralatan yang diperlukan, termasuk peralatan masak-memasak karena tidak ada warung makan satupun disini. Saat kapal kami merapat di gili ini sekitar pukul 14.30 sore, nampak sekumpulan wisatawan sedang berbenah dari kegiatan camping mereka dan bersiap pulang dengan membawa seluruh peralatan kemah mereka ke atas kapal.

gili kedis lombok barat 1

Tepi Pantai Gili Kedis, Lombok Barat

gili kedis lombok barat 9

I Found You Star Fish !

gili kedis lombok barat 4

Bebatuan Unik di Gili Kedis, Lombok Barat

Sebagai gili yang masih sangat alami, maka tepi pantainya pun sangatlah jernih dan bening. Sempatkanlah untuk berenang atau snorkeling di tepi pantainya sembari menikmati pemandangan gunung dan bukit-bukit yang indah bagaikan lukisan mengelilingi gili-gili di Sekotong ini. Saat berkeliling menjelajah Gili Kedis ini, sayapun sempat menemukan beberapa bintang laut di pinggiran pantainya, ada yang berwarna biru dan ada bintang laut dengan ukuran yang lebih besar berwarna coklat kemerahan seperti yang banyak dijumpai di Belitung. Pada beberapa spot pantainya juga terdapat banyak rumput-rumput laut sehingga air lautnya akan nampak sedikit berwarna gelap dan membuat ragu untuk berenang di spot tersebut, meskipun sebenarnya tidak berbahaya karena warna gelap itu hanyalah efek dari adanya tanaman-tanaman bawah laut tersebut. Jika berjalan sampai ke ujung Gili Kedis ini, maka terdapat spot bebatuan unik yang sangat cocok untuk berfoto-foto. Beberapa turis asing bahkan betah berlama-lama di sekitar spot ini hanya untuk sekedar berjemur di tepi pantainya.

gili kedis lombok barat 11-1

Gili Kedis, Sekotong Lombok Barat

Nah, indah kan Indonesia kita ??? yok ke Lombok lagi, lagi dan lagi !!!

gili kedis lombok barat 12-1

Hamparan Pasir Putih di Gili Kedis, Sekotong Lombok Barat

Sekilas Video suasana di Gili Kedis, Lombok Barat :

– Gili Kedis, Sekotong, Lombok Barat – Juni 2015 –

– I Love The Blue of Indonesia –

– Visit Indonesia –

Add Comment